Berita

Pemuda berusia 20 tahun meninggal sunia usai terkena tembakan senapan angin di kawasan Kampung Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Belawan, Medan. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemuda Tewas Ditembak Senapan Angin di Medan

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemuda berusia 20 tahun berinisial P tewas setelah terkena tembakan senapan angin saat bentrokan antarkelompok di kawasan Kampung Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Belawan, Medan, pada Senin dini hari, 16 Februari 2026 dini hari. 

Korban diketahui merupakan warga Jalan KLY Sudarso, Lorong Udang 5, Kelurahan Pekan Labuhan, Medan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat P bersama sejumlah rekannya mendatangi kawasan tersebut pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Rombongan itu diduga hendak menyerang lokasi yang oleh warga dikenal sebagai titik peredaran narkotika di wilayah Belawan Bahagia.


Belum sempat aksi terjadi, situasi justru berubah menjadi tragedi. Sebutir peluru dari senapan angin menghantam tubuh korban hingga ia ambruk di jalan. Rekan-rekannya panik dan segera membawa P ke rumah sakit terdekat menggunakan kendaraan seadanya.

“Kawan-kawannya langsung angkut ke rumah sakit,” kata Jamilah (50), warga sekitar yang menyaksikan kepanikan di lokasi.

Sayangnya nyawa P tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia setibanya di instalasi gawat darurat. Suasana duka pecah saat ambulans mengantar jenazah korban pulang ke rumah pada malam harinya.

Sopiyah (65), nenek korban yang selama ini merawat P, tampak terpukul. Ia menuturkan cucunya tinggal bersamanya karena sang ibu bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Malaysia.

“Kawan-kawannya bilang dia ditembak di Kampung Kolam,” kata Sopiyah dikutip dari RMOLSumut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya