Berita

BNPB bersama BPBD Kabupaten Grobogan melakukan evakuasi warga terdampak banjir di Grobogan, Jawa Tengah. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Nusantara

34 Desa di Grobogan Terendam Banjir, 5.214 KK Terdampak

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 06:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan menyebabkan 34 desa terendam dan ribuan warga terdampak.

Banjir besar yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sejak Senin dini hari, 16 Februari 2026 hingga kini belum juga surut. 

Kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang memperburuk situasi dengan meluapnya tiga sungai utama dan merendam 34 desa di sembilan kecamatan.


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan ada 5.214 kepala keluarga (KK) yang terdampak.

Satu unit rumah dilaporkan rusak berat. Sementara genangan air terparah terjadi di Kecamatan Purwodadi. Di Kelurahan Kalongan termasuk kawasan Perumahan Permata Hijau tergenang hingga satu meter dan memengaruhi 1.180 KK," kata Muhari dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 17 Februari 2026. 

Ia menyebut di Kelurahan Purwodadi ada 584 KK terdampak dan tersebar di beberapa lingkungan seperti Jajar, Kemasan, Jetis Barat, Jetis Selatan, Simpang Utara, dan Banaran masih terdampak hingga siang hari.

“Beberapa tanggul di sungai utama mengalami kerusakan, sehingga genangan air masuk ke permukiman warga," ungkapnya.

Untuk di Kecamatan Tegowanu, banjir merendam Desa Tajemsari, Sukorejo, dan Kebonagung dengan ketinggian air 20-100 sentimeter, disertai jebolnya tanggul Sungai Cabean dan Sungai Jratun. Untuk di Kecamatan Karangrayung, tanggul Sungai Jajar Baru jebol sekitar 15 meter di dua titik Dusun Krasak dan Klampisan, Desa Mojoagung.

“Dengan kondisi tanggul jebol di beberapa lokasi dan debit sungai yang masih fluktuatif, ancaman banjir susulan tetap ada,” jelasnya.

Wilayah lain yang terdampak ada di Kecamatan Kedungjati, Gubug, Geyer, Toroh, Pulokulon, dan Penawangan. Di kawasan tersebut sebagian besar genangan sudah berangsur surut. Di Pulokulon, khususnya Dusun Legundi Desa Karangharjo, 30 warga mengungsi karena luapan Sungai Peganjing mencapai 50 sentimeter.

BNPB bersama BPBD Kabupaten Grobogan bekerja sama melakukan evakuasi, distribusi logistik, monitoring, serta penguatan tanggul darurat di titik-titik rawan. Abdul Muhari menambahkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat banjir di Grobogan.

”Menyikapi prakiraan BMKG, BNPB mengimbau masyarakat Grobogan untuk terus waspada dan memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, serta segera mengungsi ke tempat aman bila debit air kembali meningkat," pungkas Muhari.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya