Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Investor Makin Hati-hati, Harga Bitcoin Berpotensi Makin Anjlok

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin turun sekitar 2,78 persen dalam 24 jam terakhir ke level 68.410 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Senin 16 Februari 2026.

Pelemahan ini sejalan dengan aksi jual di pasar kripto secara luas yang memangkas sekitar 3,2 persen dari total kapitalisasi pasar.

Sentimen pasar saat ini masih sangat negatif. Indeks Fear & Greed dari CoinMarketCap berada di level 12, yang masuk kategori “ketakutan ekstrem”. Angka tersebut mencerminkan pesimisme yang meluas di kalangan investor, sementara belum terlihat pemicu makro besar yang mampu membalikkan arah pasar dalam waktu dekat.


Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual merupakan kelanjutan dari sikap hati-hati investor yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir. Aksi jual terjadi secara merata di berbagai aset kripto, menandakan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di tengah ketidakpastian.

Dari sisi teknikal, harga Bitcoin telah menembus di bawah rata-rata pergerakan 7 hari dan 30 hari, yang mengonfirmasi momentum bearish. Saat ini, harga sedang menguji area support penting pada level retracement Fibonacci 78,6 persen di sekitar 67.676 Dolar AS, yang menjadi titik krusial untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

Pelemahan ini juga memicu gelombang likuidasi senilai sekitar 70,95 juta Dolar AS dalam 24 jam terakhir. Mayoritas berasal dari posisi beli (long) sebesar 51,37 juta Dolar AS, menandakan banyak trader yang menggunakan leverage terpaksa keluar dari pasar akibat tekanan harga yang berkelanjutan.

Dalam jangka pendek, Bitcoin masih bergerak dalam tren menurun dengan support utama di 67.676 Dolar AS . Jika level ini mampu bertahan, harga berpeluang bergerak konsolidatif di kisaran 67.676-68.506 Dolar AS. Namun, jika support tersebut jebol secara meyakinkan, Bitcoin berpotensi turun cepat ke area 65.000 Dolar AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya