Berita

Ilustrasi. (Net)

Bisnis

Panen Cuan Saat Puasa: Strategi dan Ide Usaha Ramadan Anti-Mainstream

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 10:53 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Ramadan bukan sekadar bulan suci, melainkan periode anomali ekonomi yang menawarkan lonjakan aktivitas konsumsi terbesar di Indonesia.

Data historis Bank Indonesia secara konsisten mencatat peningkatan peredaran uang kartal yang signifikan setiap tahunnya, didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan pola konsumsi masyarakat yang lebih impulsif.

Bagi para pelaku bisnis, ini adalah momentum emas. Namun, tanpa pemahaman mendalam mengenai perilaku konsumen, ide usaha saat Ramadan hanya akan menjadi wacana.


Kunci utama untuk memenangkan pasar ini adalah memahami bahwa prioritas belanja konsumen bergeser drastis dari kebutuhan sekunder ke kebutuhan religius, pangan berkualitas, dan validasi sosial.

Dalam memetakan peluang bisnis musiman, sektor kuliner dan fesyen tetap menjadi primadona, namun inovasi adalah pembeda antara bisnis yang biasa saja dengan yang meledak.

Anda bisa memulai dengan usaha makanan beku Ramadan atau frozen food rumahan seperti rendang vakum atau ayam ungkep yang menjadi solusi praktis saat sahur.

Selain itu, bisnis takjil modern kini tidak harus dijajakan di pinggir jalan; sistem pre-order untuk paket takjil kantor dengan kemasan higienis menawarkan nilai jual yang jauh lebih tinggi.

Di luar kuliner, peluang modal kecil Ramadan juga terbuka lebar pada bisnis hampers tematik yang menggabungkan kue kering dengan barang fungsional seperti peralatan ibadah travel-size, serta jasa digital seperti pembuatan kartu ucapan Idulfitri virtual yang kian diminati.

Memiliki produk unggulan saja tidak cukup; eksekusi pemasaran adalah segalanya. Strategi jualan online puasa yang efektif harus memanfaatkan jam-jam emas atau prime time perilaku konsumen, yaitu saat sahur dan waktu ngabuburit.

Pergeseran perilaku belanja dari offline ke online menuntut pelaku usaha untuk hadir secara digital dengan respons yang cepat.

Penggunaan iklan berbayar yang ditargetkan secara spesifik pada jam 03.00 pagi dan 17.00 sore terbukti mampu meningkatkan peningkatan penjualan Ramadhan secara drastis.

Konsumen yang sedang berpuasa memiliki toleransi menunggu yang rendah, sehingga kecepatan membalas pesan di WhatsApp atau media sosial menjadi faktor penentu konversi penjualan.

Terakhir, kesalahan terbesar pengusaha musiman adalah tidak memikirkan keberlanjutan bisnis pasca-Idulfitri. Strategi bisnis yang cerdas tidak berhenti saat gema takbir berkumandang.

Anda harus merencanakan program retensi pelanggan sejak awal, misalnya dengan memberikan voucer diskon yang hanya berlaku di bulan Syawal untuk mengubah pembeli musiman menjadi pelanggan loyal.

Dengan persiapan yang matang, riset pasar yang berbasis data, dan eksekusi digital yang presisi, Ramadan tahun ini bisa menjadi batu loncatan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar keuntungan sesaat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya