Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Hambalang, Minggu, 15 Februari 2026 (Foto: Instagram)

Politik

Prabowo Pesan Hasil Nego Tarif AS Harus Paling Untungkan RI

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto berpesan agar hasil negosiasi tarif perdagangan dengan Amerika Serikat benar-benar memberikan keuntungan paling optimal bagi Indonesia. 

Hal itu disampaikan Presiden saat memanggil sejumlah menteri ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Minggu, 15 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Presiden menekankan bahwa posisi Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan AS harus ditempatkan pada titik terbaik dan paling menguntungkan bagi kepentingan nasional.


"Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," tulis unggahan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Kepala Negara, disebut Seskab, juga mengingatkan agar perundingan ekonomi tersebut diarahkan untuk sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri. 

Selain itu, Presiden menilai penguatan global supply chain atau rantai pasok industri menjadi agenda penting yang harus diperjuangkan dalam setiap negosiasi.

"Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri," kata Seskab.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetio Hadi.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri agenda penting di Amerika Serikat untuk merampungkan kesepakatan penurunan tarif perdagangan kedua negara. 

Hal tersebut disampaikan Airlangga Hartarto usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden di Istana Merdeka, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurut Airlangga, Presiden akan melakukan kunjungan kerja ke AS pada 19 Februari 2026 guna menghadiri forum perdana Board of Peace, sebelum akhirnya merampungkan penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff (ART).

“Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART, Agreement on Reciprocal Tariff,” ujar Airlangga kepada wartawan. 

Menko Airlangga menyebut hingga kini Indonesia berhasil mencapai kesepakatan penurunan tarif dengan AS hingga 19 persen. Namun pemerintah berusaha mendapatkan penghapusan tarif maksimal hingga nol persen, seperti yang telah didapatkan Malaysia, Thailand, dan Kamboja.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya