Berita

Motor penggerak penolakan warga atas penggusuran di TPU Menteng Pulo II, Tebet, Jakarta Selatan, Ronal. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Kementerian HAM Redam Penolakan Gusuran TPU Menteng Pulo II

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 20:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penolakan warga dalam upaya penggusuran di TPU Menteng Pulo II, Jakarta Selatan berhasil diredam pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM).

Warga yang sempat menolak keras kini berangsur tenang setelah Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Mikael Azedo Harwito turun langsung ke lokasi untuk berdialog.

“Pihak Kementerian HAM, Pak Azedo yang mau turun tangan akhirnya memberikan solusi ke kami,” kata salah satu motor penggerak tolak penggusuran, Ronal dikutip dari kanal Youtube Torpedo Podcast, Minggu, 15 Februari 2026.


Ia menceritakan, warga awalnya mengira kedatangan pejabat pemerintah hanya sebatas formalitas menjalankan tugas administratif solusi konkret. Namun melalui pendekatan secara personal, warga sekitar akhirnya mengubah pandangan negatif. 

“Beliau (Azedo) langsung ketemu warga itu dari hati, bukan secara birokrasi. Turun ke sini dengan kondisi tempat yang mecek-mecekan, tanah merah, langsung lihat,” urainya.

Kehadiran pemerintah di tengah lapangan menjadi bukti keseriusan negara dalam mencari jalan keluar. Dialog yang dibangun pun berlangsung terbuka tanpa sekat formalitas.

“Akhirnya kita sampaikan ke warga dan warga juga mendengar. Tidak ada penolakan dari warga, kita percayakan ke beliau,” pungkasnya.

Polemik penggusuran di TPU Menteng Pulo II sempat memicu penolakan dari sebagian warga yang menempati area tersebut. Namun melalui pendekatan dialogis dan pendampingan, sebnayak 105 KK kini direlokasi ke Rusunawa Jagakarsa.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya