Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disambut ormas Rampai Nusantara saat kunjungan kerja ke Bali pada 12-12 Februari 2026. (Foto: Dok. RN)

Politik

Rampai Nusantara:

Wapres Gibran Responsif Masalah Sampah Bali

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 11:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Stabilitas bahan pangan hingga masalah pengelolaan sampah menjadi perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja ke Bali baru-baru ini.

Wapres Gibran blusukan hingga ke Pasar Badung untuk memastikan bahan pokok aman menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.

Selain blusukan ke pasar, Wapres didampingi Gubernur Wayan Koster dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Rampai Nusantara juga memantau kebersihan pantai di Bali.


"Beliau adalah representasi pemimpin muda yang visioner, responsif, dan dekat dengan rakyat. Sesuai arahan ketum kami, kami akan terus memonitor sekaligus ikut serta dalam penanganan sampah di seluruh wilayah Bali," kata Ketua Rampai Nusantara Bali, Sudadi Murtadho dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menyebut kunjungan Wapres dalam meninjau langsung kondisi lapangan menunjukkan komitmen nyata pemerintah memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kunjungan  ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata Bali, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya.

Masalah pengelolaan sampah di kawasan wisata Bali sebelumnya telah menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Senin, 2 Februari 2026 lalu, Prabowo mengaku mendapat keluhan dari seorang jenderal asal Korea bahwa kondisi Bali sudah kotor.

"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di manapun, dia enggak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya. Dia ngomong ke saya, 'your excellency, I just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice'. Ini harus kita atasi bersama," kata Prabowo saat itu.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya