Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, dalam Sosialisasi MBG di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang. (Foto: Humas PKS)

Politik

Kampus Diminta Aktif Dukung Program MBG

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kolaborasi perguruan tinggi dinilai menjadi kunci penting dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Keterlibatan kampus tidak hanya dibutuhkan dalam aspek riset dan pengembangan menu sehat, tetapi juga dalam pengawasan mutu, edukasi gizi, hingga pendampingan pelaksanaan di lapangan agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, dalam Sosialisasi MBG bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, menegaskan program ini bukan sekadar program bantuan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. 


“Mahasiswa memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan pola hidup sehat dan pentingnya asupan gizi seimbang di tengah masyarakat. Kampus harus menjadi pusat lahirnya inovasi dan gerakan sadar gizi,” ujarnya dikutip Minggu, 15 Februari 2026.

Muh Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memastikan implementasi program berjalan tepat sasaran. Keterlibatan akademisi akan memperkuat basis ilmiah program sekaligus menjadi ruang evaluasi yang konstruktif bagi penyempurnaan kebijakan ke depan.

Sementara itu, Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Subyantoro, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan perhatian Muh Haris terhadap isu gizi nasional serta kepeduliannya kepada dunia pendidikan. 

Ia menilai kehadiran langsung anggota DPR RI dalam forum akademik menjadi energi positif bagi kampus dan mahasiswa.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya