Berita

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto (kiri).(Foto:Istimewa)

Publika

Presiden Minta Pengkritik MBG Dikumpulkan, Ketua BEM UGM Paling Keras

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 04:09 WIB

AKHIRNYA, terganggu juga Presiden Prabowo Subianto terhadap komentar-komentar orang terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sampai meminta KSP M. Qodari, mengumpulkan video komentar-komentar itu secara terbuka, untuk ditontonnya setiap malam.

Yang paling mengganggu Presiden Prabowo adalah program MBG dianggap cara dirinya menghina bangsa Indonesia. 

Menghina dari mana? Memberi makan anak Indonesia kok menghina? Sejak Letnan Dua saya siap mati untuk Indonesia, tegas Presiden.


Terbaru apa lagi kalau bukan surat terbuka yang disampaikan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, kepada UNICEF di Amerika Serikat sana. 

Surat itu dikirm 6 Februari 2026, sepekan setelah siswa SD di NTT bunuh diri, karena tak bisa membeli buku dan pena.

Tiyo Ardianto mengklaim sepihak tragedi itu meruntuhkan seluruh pencapaian statistik pemerintah Indonesia yang dipamerkan Presiden Prabowo. 

Baginya tragedi itulah yang riil, prestasi lainnya hanya imajinasi seorang Prabowo saja.

Ketua BEM UGM ini menuduh program MBG sudah merampas anggaran pendidikan dan berpotensi dikorupsi. 

"Sebuah program yang tidak menyentuh akar persoalan ketimbangan pendidikan dan kemiskinan struktural," kata Tiyo.

Memang, tak hanya program MBG, tapi keanggotaan Indonesia di Board of Peace, juga disorot oleh mahasiswa Fakultas Filsafat angkatan 2021 ini. Menyumbang hampir Rp17 triliun, tapi anak SD bunuh diri karena uang Rp10 ribu, bandingannya.

Ketua BEM yang seharusnya sudah diwisuda ini sampai mengatakan Prabowo bodoh sebagai seorang Presiden. 

Ia meminta bantuan UNICEF (help us to tell) untuk disampaikan kepada Prabowo, yang hakikatnya sudah tersampaikan.

Memang agak aneh juga program pro-rakyat justru dikritik habis-habisan atas nama rakyat pula. 

Tak sekadar prosesnya, tapi program itu sendiri minta dibatalkan. Padahal, itu diperas dari efisiensi yang selama puluhan tahun, menguap entah ke mana.

Bahkan, sampai hati mengumumkan kepada dunia bahwa ia memiliki presiden yang bodoh oleh seorang mahasiswa yang seharusnya justru sudah tamat, tapi masih aktif di kampus dan menjadi Ketua BEM. BEM UGM pula.

Hambar hati kita mendengar istilah UGM ini, setelah menyeruak kasus ijazah Jokowi dan selama dua periode, tak banyak bersuara, baik mahasiswa maupun dosennya. 

Apa sulitnya mengkritik orang lain kalau diri sendiri saja tak mampu dikritik.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya