Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Didukung Optimisme Inflasi AS

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menguat tipis seiring optimisme pasar terhadap perlambatan inflasi Amerika Serikat (AS) yang dinilai membuka peluang penurunan suku bunga. Sentimen positif ini membantu menahan kekhawatiran soal potensi peningkatan pasokan dari OPEC+.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 14 Februari 2026, pada penutupan Jumat, harga minyak mentah Brent naik 23 sen atau 0,3 persen menjadi 67,75 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 5 sen atau 0,08 persen ke 62,89 Dolar AS per barel.

Meski naik harian, kedua patokan tersebut masih mencatat penurunan mingguan. Brent turun sekitar 0,5 persen, sedangkan WTI melemah sekitar 1 persen.


Data indeks harga konsumen (CPI) AS Januari menunjukkan kenaikan yang lebih rendah dari perkiraan, didorong harga bensin yang lebih murah dan perlambatan inflasi sewa. Kondisi ini meningkatkan selera risiko investor.

“Tampaknya inflasi mulai stabil. Jadi, saya pikir itu akan menjadi keuntungan bagi suku bunga untuk terus bergerak sedikit lebih rendah. Dan saya pikir ketika suku bunga mulai bergerak lebih rendah, itu adalah hal positif bagi perekonomian,” kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.

Namun ia mengingatkan, “Sisi negatifnya adalah OPEC mungkin akan sedikit meningkatkan produksi.”

Harga sempat tertekan setelah laporan menyebut OPEC+ cenderung melanjutkan kenaikan produksi mulai April, menjelang puncak permintaan bahan bakar musim panas.

Awal pekan ini, harga minyak sempat menguat akibat kekhawatiran meningkatnya ketegangan AS-Iran terkait program nuklir Teheran. Namun pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Washington bisa mencapai kesepakatan dengan Iran dalam sebulan ke depan membuat harga kembali melemah.  

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya