Berita

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Rakornas KSPSI (Foto: Istimewa)

Bisnis

Ini Dukungan Menaker untuk Suara Buruh

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Federasi Serikat Pekerja Penerbangan Indonesia (FSPPI) ke dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat.

Langkah ini dinilai sebagai penguatan konsolidasi gerakan pekerja, khususnya di sektor penerbangan.

Pernyataan tersebut disampaikan usai penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV KSPSI yang digelar di Jakarta, Jumat 13 Februari 2026 malam.


Menurut Yassierli, bergabungnya FSPPI diharapkan mampu memperbesar daya jangkau dan kekuatan advokasi KSPSI.

“Semoga bisa memberikan dampak dan suara yang lebih besar bagi KSPSI,” ujar Yassierli kepada wartawan.

Ia juga berharap sinergi ini dapat mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan visi “Maju Industrinya, Sejahtera Buruhnya”, sebuah komitmen untuk memastikan pertumbuhan industri berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Deklarasi bergabungnya FSPPI bersama enam serikat pekerja afiliasinya diumumkan secara resmi dalam pembukaan Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI, Kamis 12 Februari 2026. 

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh pimpinan masing-masing serikat, ditegaskan bahwa keputusan tersebut dilandasi kesamaan visi serta keyakinan bahwa KSPSI dapat menjadi mitra perjuangan yang solid dan kredibel.

Mereka juga menyatakan komitmen untuk menaati serta menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KSPSI sebagai pedoman dalam berorganisasi.

Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, menyambut positif keputusan tersebut. Ia menilai kehadiran FSPPI beserta jajarannya akan memperkuat soliditas organisasi dalam memperjuangkan kepentingan buruh.

“Ini menambah energi kami untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh bersama pemerintah, DPR, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh anggota serikat pekerja penerbangan yang baru bergabung untuk bersinergi dengan anggota KSPSI lainnya dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Adapun enam serikat pekerja sektor penerbangan yang turut bergabung dalam FSPPI dan kini menjadi bagian dari KSPSI adalah Asosiasi Pilot Garuda, Serikat Pekerja Gapura Angkasa, Serikat Pekerja Angkasa Pura, Serikat Pekerja GMF, Serikat Pekerja Aero Trans Indonesia, dan Serikat Karyawan Airnav.

Bergabungnya federasi pekerja sektor penerbangan ini menandai babak baru konsolidasi gerakan buruh nasional, dengan harapan terciptanya sinergi yang lebih kuat antara pekerja, pemerintah, dan pelaku usaha.  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya