Berita

Prajurit Korps Marinir TNI AL. (Foto: Dispen Kormar)

Pertahanan

Marinir Lakukan Transformasi Organisasi Lewat Likuidasi 14 Batalyon

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 04:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panglima Korps Marinir TNI AL Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi resmi membubarkan atau melikuidasi satuan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan. 

Peresmian likuidasi ini melalui upacara yang berlangsung di Batalyon Infantri 6 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026.

Likuidasi ini berdasarkan keputusan Kepala Staf TNI AL (KSAL) pada Agustus 2025. Oleh karena itu, Tunggul Batalyon Pertahanan Pangkalan I sampai dengan XIV diselubung dan diserahkan untuk kemudian disimpan di Markas Komando Korps Marinir TNI AL.


Endi menjelaskan, likuidasi satuan ini bagian dari validasi organisasi di lingkungan TNI AL, khususnya Korps Marinir TNI AL. 

Dengan demikian, langkah ini dinilai strategis untuk menjawab dinamika ancaman global dan regional serta kompleksitas keamanan nasional yang menuntut prajurit tetap adaptif dan responsif.

“Likuidasi satuan yang dilaksanakan bukanlah langkah mundur, melainkan bagian dari proses transformasi menuju organisasi yang lebih modern, efektif, dan efisien,” kata Endi dikutip Jumat malam, 13 Februari 2026

Ia berpendapat, satuan itu telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kedaulatan wilayah pesisir serta pengamanan pangkalan-pangkalan TNI AL.

Jebolan AAL 1990 ini mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada para komandan satuan itu atas pengabdian mereka dalam menorehkan sejarah dan memimpin satuan dengan penuh tanggung jawab.

“Penyelubungan tunggul satuan ini memang menandai berakhirnya pengabdian satuan secara administratif,” ucap dia.

“Namun, hal tersebut bukanlah akhir dari dedikasi para prajurit. Nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan disiplin yang telah ditunjukkan akan selalu terpatri dalam tinta emas sejarah kejayaan Korps Marinir,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh prajurit untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi bimbingan dan perlindungan dalam melanjutkan pengabdian terbaik bagi Korps Marinir TNI AL.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya