Berita

AKBP Didik Putra Kuncoro (Foto istimewa)

Presisi

Kasus Narkoba Seret AKBP Didik Putra, Mabes Polri Turun Tangan

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 17:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mabes Polri menonaktifkan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, karena diduga terlibat dalam pusaran kasus narkoba.

Selain dinonaktifkan, AKBP Didik saat ini juga menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri.

“Iya benar (dinonaktifkan dan diperiksa Propam Polri),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir saat dihubungi wartawan, Jumat, 13 Februari 2026.


Senada dengan Johnny, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut kasus AKBP Didik telah ditarik ke Mabes Polri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Iya, kita tarik ke Mabes Polri. (Pelanggaran) etik di Propam, pidana di Direktorat Narkoba Mabes Polri,” ujar Eko.

AKBP Didik Putra Kuncoro dinonaktifkan dari jabatannya karena diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang menjerat Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, yang sebelumnya telah dicopot, dipecat, dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu pada Senin, 9 Februari 2026.

Setelah penangkapan tersebut, terungkap dugaan aliran dana sebesar Rp1 miliar kepada AKBP Didik dari seorang bandar narkoba bernama Koko Erwin.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya