Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Bisnis

Indonesia Economic Outlook 2026

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menantang Badan Pengelola Investasi Danantara untuk mencapai target return on asset (RoA) sebesar 7 persen. 

Tantangan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato pengarahan di acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jumat, 13 Februari 2026.

Prabowo mengapresiasi kinerja Danantara yang dinilainya telah menunjukkan hasil signifikan meski usia lembaga tersebut belum genap satu tahun. 


“Tapi saya terima kasih Danantara dalam satu tahun Anda bekerja, mungkin kurang dari satu tahun, kita bentuk Saudara baru Februari 2025, Februari ya? 3-4-5 bulan pendirian, belum satu tahun, tapi Saudara sudah saya dapat laporan sementara ya hasil daripada efisiensi Saudara, reformasi Saudara, sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran Danantara berpuas diri. Ia secara terbuka meminta target kinerja dinaikkan dengan menetapkan RoA 7 persen. 

“Ini luar biasa tapi harus terus dikejar. Saya menuntut return on asset ya 7 persen lah. Kenapa senyum? Kepala Danantara bisa? Siap. Kok siapnya kurang tegas itu ya. Siap! Gitu loh,” ujar Prabowo.

Menurut Kepala Negara, Danantara tak perlu ragu menghadapi target yang dipatok, karena kunci utamanya terletak pada semangat dan komitmen dalam menjalankan amanat tersebut. Ia pun mengingatkan pesan Bung Karno agar cita-cita digantungkan setinggi langit.

“Saya ingat selalu apa yang dikatakan Bung Karno: gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, kalau kau tidak sampai minimal kau jatuh di antara bintang-bintang. Kan begitu. Siap dulu ya kan?” ucapnya.

Prabowo juga mengaitkan keberanian menetapkan sasaran dengan pengalamannya di dunia militer. 

“Kami dulu di pasukan khusus tentara, moto kami dulu: siapa berani, menang! Berani dulu ya kan? Patok 7 persen. Kau akan kaget ya kan? Sekarang saya tingkatkan, harus bisa lebih dari 8 persen,” tegasnya, seraya meminta komitmen para menteri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya