Berita

Pengamat Citra Institute, Efriza. (Foto: Istimewa)

Politik

Nama Besar Dinilai Tercoreng, Jokowi Diprediksi Tetap Pasangkan Gibran dengan Prabowo di 2029

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprediksi tetap mendorong putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

?Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai langkah itu dilakukan karena citra Jokowi dan keluarganya di mata publik tengah mengalami penurunan.

"Jokowi menyatakan mendukung Prabowo-Gibran dua periode, karena ia mencermati bahwa nama besar Jokowi dan keluarganya sedang negatif," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat, 13 Februari 2026.


Menurutnya, persepsi publik terhadap Jokowi dan putra-putranya memburuk seiring mencuatnya sejumlah isu dan dugaan pelanggaran.

"Karena banyak permasalahan dari ijazah, hingga kasus korupsi mantan menteri-menteri di kabinetnya," tutur Efriza.

Efriza juga menilai posisi Gibran sebagai wakil presiden belum menunjukkan kinerja yang signifikan di mata publik.

"Gibran juga dinilai masyarakat tidak ada prestasi kerja sebagai wakil presiden malah menjadi beban Presiden," urainya.

"Bahkan, masyarakat menginginkan Prabowo mandiri dengan melakukan bersih-bersih kabinet dari orang-orangnya Jokowi," demikian Efriza menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya