Berita

Ilustrasi penutupan jalan setelah penembakan massal di sekolah British Columbia, Kanada (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CBC)

Dunia

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Penembakan Massal di British Columbia

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Kanada secara resmi mengungkap identitas pelaku penembakan massal yang menewaskan sembilan orang di kota Tumbler Ridge, British Columbia. Pelaku diketahui berusia 18 tahun dan bernama Jesse van Rootselaar.

Dalam konferensi pers terbaru, Wakil Komisaris Royal Canadian Mounted Police (RCMP) Dwayne McDonald menyatakan bahwa tersangka mengidentifikasi diri sebagai perempuan. Namun, ia menegaskan bahwa Jesse lahir sebagai laki-laki biologis dan mulai menjalani transisi gender sekitar enam tahun lalu.

“Saya dapat memastikan bahwa Jesse lahir sebagai laki-laki biologis dan kemudian mulai bertransisi menjadi perempuan, serta mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan secara sosial maupun publik,” ujar McDonald, dikutip dari RT, Jumat, 13 Februari 2026.


Peristiwa ini terjadi pada Selasa sore waktu setempat. Polisi menjelaskan, pelaku lebih dulu menembak mati dua orang di sebuah rumah yang kemudian diidentifikasi media lokal sebagai ibu dan saudara laki-lakinya. Setelah itu, pelaku menuju sebuah sekolah menengah dan kembali melakukan penembakan hingga menewaskan tujuh orang lainnya. 

Sedikitnya 25 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Pelaku akhirnya bunuh diri di lokasi kejadian. Awalnya, saksi mata menggambarkan pelaku sebagai “seorang perempuan mengenakan gaun”. Identitas resmi baru dikonfirmasi polisi pada Rabu, setelah berbagai spekulasi beredar di media sosial.

Stasiun televisi CTV melaporkan dua korban di rumah merupakan anggota keluarga dekat pelaku. Sementara itu, aparat masih menyelidiki motif penyerangan, termasuk aktivitas daring tersangka sebelum kejadian.

Menanggapi insiden tersebut, Perdana Menteri Kanada Mark Carney membatalkan rencana kunjungannya ke Jerman. Dalam pidato resminya, Carney menyebut serangan ini sebagai tindakan brutal yang mengguncang negara.

“Apa yang terjadi merupakan kekejaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan seluruh bangsa kita sedang berduka,” kata Carney.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh latar belakang serta kronologi peristiwa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya