Berita

Deklarasi pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia (DBPI) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Dideklarasikan di Tanjung Priok

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 23:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah serikat pekerja sektor kepelabuhan mendeklarasikan pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia (DBPI) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 12 Februari 2026.

Deklarasi bertajuk "Pelabuhan Rumah Kita, Mari Jaga Bersama" itu diselenggarakan oleh Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu, SPTPS dan sejumlah organisasi lainnya. 

Ketua Harian FSP BUMN Bersatu Djusman H Umar mengatakan, deklarasi DBPI bertujuan untuk menjadikan pelabuhan bukan sekadar tempat bekerja, tetapi merupakan rumah besar bagi jutaan pekerja maritim yang menjaga pintu gerbang utama aktivitas ekonomi Indonesia.


"Pembentukan Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia ini sejalan dengan prinsip-prinsip Asta Cita yang menuju transformasi SDM, penguatan ekonomi, dan modernisasi infrastruktur," kata Djusman.

Menurut Djusman, DPBI akan menyelaraskan kerja-kerja organisasi dengan prinsip-prinsip Asta Cita melalui peningkatan kompetensi buruh, modernisasi operasional pelabuhan, dan peningkatan standar keselamatan serta profesionalisme kerja.

"Pelabuhan yang aman, ekonomis, efisien, dan produktif hanya dapat terwujud bila seluruh stakeholder pelabuhan saling menjaga dan memperkuat satu sama lain," kata Djusman.

Ketua Umum  SPPI Bersatu Dodi Nurdiana menambahkan, walaupun kegiatan deklarasi pembetukan DBPI di bawah tenda tapi semangat juangnya luar biasa besar.

"Yang paling utama adalah kemajuan negara, kemajuan pelabuhan, dan tentu kesejahteraan untuk kita semua," kata Dodi.  

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto dan Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya