Berita

Mantan Presiden Joko Widodo diperiksa di Polresta Solo, Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: Media Sosial)

Hukum

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 19:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap alasan pemeriksaan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Polresta Solo, Rabu, 11 Februari 2026 kemarin.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menyebut, Jokowi diperiksa sebagai pihak pelapor kasus tuduhan ijazah palsu. Ia diperiksa demi melengkapi berkas perkara yang sebelumnya dikembalikan Kejaksaan Tinggi. 

"Sehubungan dengan pelaporan yang beliau (Jokowi) sampaikan atau laporan polisi yang sedang kami tangani. (Pemeriksaan) ini dalam rangka memenuhi kelengkapan berkas perkara sebagaimana petunjuk-petunjuk yang sudah disampaikan oleh Kejaksaan Tinggi DKI," kata Kombes Iman di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.


Tak hanya kepada Jokowi, pihak kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari saksi, ahli terkait, hingga tersangka untuk berita acara tambahan. 

"Kami insyaallah segera mengirimkan kembali berkas perkara tersebut sebagaimana petunjuk yang disampaikan pihak JPU (Jaksa Penuntut Umum)," jelasnya.

Ia memastikan, rangkaian pemeriksaan tersebut dilakukan atas dasar menjaga keberimbangan, profesionalisme, dan memberikan hak kepada semua pihak.

Jokowi diperiksa selama 2,5 jam di Polresta Solo pada Rabu, 11 Februari 2026 sore.

"Sekitar 10 pertanyaan sekitar 2,5 jam. Dari 10 pertanyaan itu tentu banyak sub-sub pertanyaan juga," kata kuasa hukum Jokowi, Yakub Hasibuan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya