Berita

Dubes RI Madrid Muhammad Najib (Foto: YouTube Wisma RI Madrid)

Dunia

RI Terima Airbus A400 Kedua, Perkuat Operasi Militer dan Penanggulangan Bencana

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 19:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia kembali menambah kekuatan armada angkut militernya setelah menerima pesawat Airbus A400 kedua. 

Serah terima pesawat tersebut berlangsung di fasilitas industri pesawat Airbus di Sevilla, Spanyol, dan disaksikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Spanyol Muhammad Najib.

Dalam video yang diunggah di kanal Youtube Wisma RI Madrid, Kamis, 12 Februari 2026, Najib menyampaikan bahwa pesawat tersebut akan memperkuat kemampuan operasional Indonesia, baik untuk kepentingan militer maupun kemanusiaan. 


“Dan tentu berharap di samping ini bisa memberikan tambahan kekuatan pada TNI kita, khususnya TNI AU. Tapi ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya saat kita menghadapi bencana alam,” ujarnya. 

Dubes Najib menjelaskan Airbus A400 merupakan pesawat militer multifungsi yang mampu mengangkut personel dan logistik dalam skala besar. 

Pesawat tersebut juga dilengkapi kemampuan tambahan untuk melakukan pengisian bahan bakar di udara (refueling) guna mendukung operasi penerbangan jarak jauh dan misi darurat.

"Artinya kalau ada situasi darurat pesawat tempur kita harus dikirim ke satu tempat, pesawat ini bisa memberikan bantuan untuk pengisian bahan bakar di udara,” jelasnya.

Selain itu, pesawat tersebut juga memiliki kemampuan mendarat di landasan pendek maupun darurat. 

Terakhir Dubes menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas keputusan strategis pengadaan armada tersebut.

"Berterima kasih kepada pemerintah, berterima kasih kepada Presiden yang sudah mengambil keputusan sangat strategis. Dan tentu harapan kita akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara secara keseluruhan," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya