Berita

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin. (Foto: BNPP RI)

Nusantara

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Hidupkan Ekonomi Perbatasan di PLBN Motamasin
RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 23:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin mendorong Pemerintah Timor Leste untuk mengaktifkan kembali Pas Lintas Batas (PLB). 

Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau mengatakan, pengaktifan kembali Pas Lintas Batas sangat penting untuk memulihkan dinamika sosial dan ekonomi masyarakat perbatasan yang selama ini bergantung pada aktivitas lintas negara.

“Dengan diaktifkannya kembali PLB, masyarakat Timor Leste dapat kembali melakukan aktivitas lintas batas secara legal, termasuk berbelanja dan berinteraksi ekonomi di Pasar PLBN Motamasin,” kata Engelberthus Klau melalui keterangan tertulis, Rabu 11 Februari 2026. 


Ia menambahkan bahwa keberadaan Pasar PLBN Motamasin merupakan ruang ekonomi bersama yang dirancang untuk memberi manfaat langsung bagi masyarakat di kedua negara.

“Aktivitas perdagangan lintas batas tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antara Indonesia dan Timor Leste,” kata Engelberthus.

Menurut Engelberthus, pengaktifan kembali Pas Lintas Batas akan memberikan dampak signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menggantungkan usahanya pada aktivitas perdagangan lintas batas.

“UMKM di kawasan perbatasan membutuhkan kepastian akses dan mobilitas," kata Engelberthus.

Lebih lanjut, Engelberthus Klau menyampaikan bahwa apabila pengaktifan kembali Pas Lintas Batas dapat direalisasikan oleh Pemerintah Timor Leste, maka permintaan pembukaan pelayanan PLBN Motamasin pada hari Minggu dapat dipertimbangkan.

“Prinsipnya, BNPP terbuka sepanjang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” pungkas Engelberthus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya