Berita

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo.(Foto: Istimewa)

Bisnis

Ramadan-Idulfitri 2026

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menghadapi lonjakan kebutuhan pangan selama Ramadan dan Idulfitri 2026, PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengandalkan penguatan pasokan dari daerah, diversifikasi skema pengadaan, perluasan jaringan distribusi, operasi pasar murah harian, serta keterbukaan informasi stok dan harga kepada publik.

Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), Dodot Tri Widodo mengatakan hari besar keagamaan selalu diikuti kenaikan konsumsi, terutama pada komoditas tertentu.

Komoditas yang dimaksud mulai dari beras, telur, minyak goreng, tepung terigu dan sebagainya.


"Kalau beras kenaikannya tidak terlalu banyak, kurang lebih sekitar delapan persen, sedangkan telur ayam sekitar 7-17 persen, jadi memang konsumsinya naik," kata Dodot dalam Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026', di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.

Dodot mengatakan, untuk mengamankan pasokan, Food Station memperluas kerja sama lintas daerah dengan dua pola. Pertama standby buyer atau membeli gabah dari daerah penghasil, dan on farming atau membiayai petani untuk menanam padi.

"Mulai dari Lampung, kemudian di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan terakhir kami di Bali," ujar Dodot.

Berdasarkan data yang dimilikinya, stok beras yang dimiliki Food Station saat ini mencapai 80.000 ton dengan prognosa kebutuhan rumah tangga periode Februari-Maret sebesar 151.023 ton.

Dodot menambahkan, permintaan gula pasir saat Ramadan dan Idulfitri juga cenderung naik untuk membuat makanan berat atau kue.

Saat ini stok gula pasir yang tersedia mencapai 192 ton, dan perseroan berencana melakukan pengadaan 1.447 ton dengan melibatkan PT PN dan ID Food.

Begitu juga dengan minyak goreng dengan stok 36.234 liter saat ini, Food Station akan melakukan pengadaan sebesar 643.530 liter untuk kebutuhan HBKN.

Sedangkan stok telur ayam 4,1 ton akan ditambah 1.002 ton, dan stok tepung terigu 25 ton, bakal ditambah sebesar 63,2 ton.

Di sektor distribusi, Food Station memaksimalkan jaringan perdagangan modern trade di 39.000 lokasi, dan konvensional dengan 1.000 pelanggan.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, perusahaan menggencarkan operasi pasar murah bersubsidi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya