Berita

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

Karhutla di Kalbar Hanguskan 435,578 Hektar Lahan

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di belasan kabupaten/kota di Kalimantan Barat, sejak 1 Januari 2026 hingga 11 Februari 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, luasan kawasan/lahan yang terdampak akibat Karhutla tidak sedikit, karena total mencapai ratusan hektare.

"BNPB mencatat kejadian karhutla yang melanda 11 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Kalimantan Barat. Total luasan terdampak mencapai 435,578 hektare," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu, 11 Februari 2026.


Dia memaparkan, dari total luasan tersebut, hingga hari ini pukul 10.00 WIB, seluas kurang lebih 235,331 hektare telah berhasil dipadamkan melalui upaya terpadu lintas sektor, sementara proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan di sejumlah titik.

"Penanganan di lapangan berjalan optimal berkat sinergi antara BPBD Provinsi Kalimantan Barat, BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, KPH, Masyarakat Peduli Api (MPA), Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, PMI, serta dukungan masyarakat setempat," urainya.

Dalam rangka percepatan penanganan, Abdul Muhari memastikan sejumlah pemerintah daerah telah menetapkan status siaga darurat, antara lain Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Mempawah. 

"BNPB bersama pemerintah daerah terus memperkuat langkah-langkah pengendalian, termasuk pemadaman darat, patroli terpadu, serta koordinasi dukungan udara," demikian Abdul Muhari menambahkan.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya