Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Masyarakat Diminta Kasih Kepercayaan ke Pemerintahan Prabowo

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat Indonesia saat ini tidak memiliki pilihan lain selain mempercayai dan mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.

Menurut Analis komunikasi politik Hendri Satrio, tekanan ekonomi yang melanda berbagai lapisan masyarakat telah membuat opsi mencari jalan keluar secara mandiri semakin sulit.

"Mungkin marah netizen kalau saya berikan solusinya adalah ini saatnya kita bersama mendukung program pemerintah dan percaya dengan apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo, ya karena kita tidak punya pilihan ya," ujar Hensat, sapaan akrabnya, Rabu, 11 Februari 2026.


Hensat menyebut, saat ini bukan hanya masyarakat kelas bawah saja yang terdampak kondisi ekonomi saat ini. Ia melihat, banyak dari kalangan kelas atas juga sudah mulai terdampak, terutama dari segi kebijakan dan peristiwa belakangan yang terjadi di OJK dan Bursa Efek Indonesia.

Maka dari itu, ia menyatakan bahwa harapan perbaikan kondisi negara saat ini sepenuhnya bergantung pada langkah konkret pemerintahan Prabowo.

“Memang sekarang kita tinggal tunggu apa yang akan dilakukan oleh pemerintahan Pak Prabowo, menurut saya dengan kondisi seperti saat ini saya justru mengajak masyarakat teman-teman semua untuk mempercayakan pemerintahan Pak Prabowo untuk memperbaiki keuangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, solusi tersebut muncul karena keterbatasan yang dihadapi mayoritas masyarakat.

“Kecuali kita uangnya banyak banget jadi kita bisa ke luar negeri, keluar negeri hidup di sana pakai uang kita. Ini masalahnya kan banyak dari kita kan uangnya hanya cukup nih buat hidup sehari-hari aja gitu,” tandasnya.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya