Berita

Mobil Angkutan Pedesaan (Angdes) yang membawa 17 orang penumpang terperosok ke sungai di Jembatan Gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. (Foto: Istimewa)

Presisi

Angkut 17 Penumpang, Minibus Terperosok ke Sungai

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 05:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebuah mobil Angkutan Pedesaan (Angdes) yang membawa 17 orang penumpang terperosok ke sungai di Jembatan Gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

"Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 9 Februari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB," kata Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko dikutip dari RMOLLampung, Rabu 11 Februari 2026.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang 
mobil Suzuki Carry bernomor polisi BE 1058 UU tersebut mengalami luka-luka.

mobil Suzuki Carry bernomor polisi BE 1058 UU tersebut mengalami luka-luka.

Di antaranya Tumiyem (71) mengalami luka memar di bagian dada serta luka lecet pada siku tangan kiri dan menjalani perawatan di RS Surya Asih Pringsewu. Berikutnya Sutiyah (60) mengalami patah tulang bahu sebelah kanan dan dirujuk ke RS Urip Sumohardjo Bandar Lampung. 

Selain itu, Naimatul Khusni (13), mengalami patah tulang bahu sebelah kiri, luka lecet pada jari kaki kiri, serta nyeri di bagian pinggang dan saat ini dirawat di RS Mitra Husada.

Sementara penumpang lainnya yakni Mutiah (45), Ngatijem (53), Rustiana (45), Misnah (40), Watini (45), Intan (60), Ratna (37), Yani (36) bersama satu balita, Yunita (30), Susilawati (35), Ani Mailani (40), Ernawati (43), serta dua balita bernama Tania (3,5) dan Arasya (2), dilaporkan mengalami luka ringan.

“Tidak ada korban meninggal dunia dan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Kerugian Rp5 juta. Untuk korban luka ringan, telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat perawatan medis," kata AKP Rudi.

AKP Rudi menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga dipicu oleh patahnya besi penahan seling jembatan gantung. 

Kondisi tersebut menyebabkan seling baja kendur dan jembatan miring ke satu sisi saat dilintasi kendaraan, sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan terjun ke sungai. 

AKP Rudi membeberkan, kronologi bermula saat kendaraan Suzuki Carry BE 1058 UU yang dikemudikan Asadin (45) warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, usai menghadiri resepsi pernikahan di wilayah Gisting. 

Kendaraan tersebut hendak kembali menuju Dusun Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung. Saat melintas di Jembatan Gantung Pekon Banjar Agung Ilir, kendaraan melaju perlahan karena kondisi jembatan yang sempit. 

"Ketika kendaraan hampir sampai di penghujung jembatan, besi penahan seling sisi kiri tiba-tiba patah, menyebabkan jembatan miring dan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter," pungkas AKP Rudi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya