Berita

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan wacana Gentengisasi dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Jawa Barat. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Pasukan Bawah Tanah Dukung Gerakan Bersih Lingkungan dan Gentengisasi

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 21:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan serius masalah sampah dan kebersihan lingkungan sebagaimana telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto butuh dukungan penuh semua pihak.

Lingkungan bersih memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari menekan polusi, mengurangi risiko banjir, hingga menciptakan ruang hidup yang sehat dan nyaman.

Demikian antara lain disampaikan Sekretaris Jenderal Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo, Budianto Hadinegoro mendukung gerakan bersih lingkungan hingga program nasional gentengisasi yang telah ditegaskan Presiden Prabowo belum lama ini.


“Lingkungan bersih bukan sekadar estetika, tetapi menyangkut kualitas hidup masyarakat. Jika semua elemen bergerak bersama, dampaknya akan nyata, dari udara yang lebih sehat hingga berkurangnya ancaman banjir,” kata Budianto dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain isu kebersihan, Pasbata juga menyatakan dukungan terhadap program gentengisasi yang tengah didorong Presiden Prabowo.

Program gentengisasi memiliki landasan logis karena tidak hanya memperindah kawasan perumahan agar terlihat rapi dan bersih, tetapi juga berpotensi meningkatkan ketahanan bangunan, pengelolaan air hujan, serta nilai lingkungan secara keseluruhan.

Budianto menyebut, penataan visual kawasan permukiman yang baik akan mendukung kenyamanan warga, sekaligus citra positif daerah, terutama wilayah yang bergantung pada sektor pariwisata.

“Gentengisasi adalah langkah sederhana namun berdampak besar. Lingkungan terlihat tertata, masyarakat lebih nyaman, dan kawasan menjadi lebih layak huni,” pungkas Budianto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya