Berita

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Gus Irfan Akui Masih Ada Aset Haji yang Dikuasai Kemenag

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Haji belum sepenuhnya menerima pengalihan aset dari Kementerian Agama. Masih ada beberapa aset yang belum dialihkan.

Padahal, undang-undang telah mengamanatkan seluruh aset terkait penyelenggaraan haji berada di bawah kewenangan kementerian tersebut.

Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
 

 
"Jadi amanat undang-undang itu semua aset yang terkait haji harus dialihkan ke Kementerian Haji. Banyak yang sudah dialihkan, tapi juga ada beberapa yang belum teralihkan sehingga kita akan tetap komunikasi dengan Kementerian Agama," ujar Gus Irfan.

Menurutnya, sejumlah aset besar yang belum sepenuhnya beralih antara lain Wisma Haji Jalan Jaksa, Perumahan Haji di Ciracas, serta Wisma Haji di Ciloto.

Selain itu, Gus Irfan juga menyinggung pengelolaan gedung perkantoran yang saat ini masih digunakan bersama. 

"Masih satu gedung. Tapi kepenguasaannya, pengelolaannya di Kementerian Haji," jelasnya.

Ia menambahkan, Kementerian Haji baru memanfaatkan 7 dari total 20 lantai yang tersedia, dan penggunaan akan bertambah seiring peningkatan jumlah pegawai.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Irfan turut menjelaskan kondisi anggaran Kementerian Haji yang saat ini masih bergantung pada anggaran Badan Penyelenggara Haji. 

"Artinya Kementerian Haji sekarang ini masih menggunakan anggaran badan penyelenggara haji. Sehingga pasti jauh kekurangannya," pungkasnya.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya