Berita

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Kemhan dan Polri Masih Bahas Penanggulangan Terorisme oleh TNI

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Pertahanan bersama Polri masih membahas wacana terkait pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanggulangan terorisme yang akan dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengatakan, pembahasan Perpres tersebut masih berjalan dan melibatkan berbagai instrumen negara.

“Kalau Perpres (terkait terorisme) itu kita sedang bahas ya, pada intinya kan kita menggunakan semua instrumen untuk bersama-sama mengatasi terorisme itu ya,” ujar Donny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.


Menurut Donny, pemerintah ingin menempatkan instrumen yang tepat sesuai dengan karakter dan jenis ancaman terorisme yang dihadapi.

“Sehingga kita tinggal letakkan saja nanti instrumen yang mana cocok untuk terorisme jenis apa,” jelasnya.

Terkait pembagian peran antara TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Donny menegaskan bahwa hal tersebut juga masih dalam tahap diskusi.

“Sedang kita diskusikan itu ya, sedang kita diskusikan mana yang TNI itu akan masuk melaksanakan penindakan terorisme, mana yang polisi, sudah tentu untuk penegakan hukum mesti akan ke polisi ya,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai target waktu penerbitan Perpres tersebut, Pati TNI AU ini menyatakan belum ada jadwal pasti.

“Belum ada (target Perpres), ini sedang kita bahas ya,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya