Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi Presiden RI)

Politik

Pertemuan Prabowo-Susno Duadji Cs Singgung Reformasi Polri

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 00:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat 30 Januari 2026.

Susno mengatakan, undangan pertemuan disampaikan secara mendadak melalui sambungan telepon menjelang salat Jumat. 

"Pokoknya ada telepon jam 10 masuk sebelum salat Jumat. Dimohon kehadirannya di Hambalang jam 16.30," kata Susno dalam tayangan YouTube KompasTV, Sabtu 7 Februari 2026. 


Namun usai salat Jumat, kata Susno, ada pemberitahuan bahwa lokasi pertemuan dipindah ke kediaman pribadi Prabowo lainnya, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,  

"Selesai salat tahu-tahu ada telepon lagi, pertemuan pindah di Kertanegara," kata Susno.

Dalam pertemuan lima jam tersebut, turut hadir mantan Ketua KPK Abraham Samad, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu dan pengamat politik Prof. Siti Zuhro.

Hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan mantan Kepala Badan Intelijen ABRI Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim.

Susno menyebut pertemuan resmi dengan Presiden berlangsung sejak pukul 16.30 hingga sekitar 21.15.

Menurut Susno, pertemuan tersebut membahas  berbagai isu strategis, termasuk reformasi Polri.

Dalam pertemuan tersebut, kata Susno, Prabowo memaparkan kebijakan pemerintah secara sistematis dan berbasis data. 

"Beliau katakan, saya ini umur sudah sekian, untuk apa lagi kalau bukan untuk negara dan bangsa," kata Susno, menirukan pernyataan Presiden.

Terkait reformasi Polri, Susno mengatakan, seluruh peserta menyampaikan pandangan, bukan hanya dirinya. Ia menekankan esensi reformasi bukan soal struktur kelembagaan. 

"Yang dikehendaki rakyat adalah reformasi kultur, agar perilakunya menjadi baik, humanis, dan profesional," kata Susno.

Susno juga menyinggung perdebatan soal Polri berada di bawah presiden atau kementerian. 

"Presiden lebih tahu, karena panglima tertinggi Polri itu adalah Presiden. Apakah akan di bawah dia langsung atau di bawah kementerian, itu yang menentukan presiden," pungkas Susno.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya