Berita

Ketua DPN Aries, Fahri Lubis (kanan) mengukuhkan pengurus DPW Yogyakarta yang kemudian dibalut diskusi untuk menyukseskan progam MBG di Aula Pertemuan Gedung DPRD DI Yogyakarta, Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: Dokumentasi Aries)

Nusantara

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 19:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dewan Pimpinan Nasional Aliansi Rakyat Indonesia Emas (Aries) sukses menggelar roadshow terkait sosialisasi pencegahan korupsi dan penyerapan aspirasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di Yogyakarta.

Acara yang dibalut dalam diskusi publik bertema ‘Hambatan, Tantangan, Gangguan dan Solusi Makan Bergizi Gratis’ itu dilaksanakan di Aula Pertemuan Gedung DPRD DI Yogyakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

Ketua DPW Aries DI Yogyakarta, Krisna Triwanto selaku ketua panitia menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk gotong royong dalam rangka membangun bangsa dan mendukung program pemerintah.


“Semua ini berkat gotong royong dari rakyat melalui Aries. Kita terus menyuarakan kepada para pemangku kebijakan untuk kita ajak bicara. Kita harus terus berjalan sesuai Pancasila. Pancasila itu adalah pancaran sinar ilahi yang harus terus kita gelorakan,” kata Krisna.

Sementara itu, Ketua DPN Aries, Fahri Lubis menekankan kepada seluruh anggotanya untuk tidak berdemo dalam menyuarakan aspirasi.

“Di Aries ini tidak dibenarkan berdemo. Karena pengurus Aries ini adalah orang-orang intelektual yang mengerti hukum. Lebih baik membikin acara seperti ini mengajak pemangku kebijakan untuk bicara. Kita mengundang BGN untuk bicara dan sosialisasi soal MBG,” ujar Fahri.

Pihaknya berkomitmen untuk menyukseskan MBG sebagai program mulia dan menjadi prioritas dari Presiden Prabowo.

“Kita harus mendukung suksesnya program ini untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Kita minta agar MBG di Provinsi DI Yogyakarta tidak ada yang keracunan (penerimanya) dengan menjalankan prosedur yang baik dari BGN.

Merespons hal tersebut, perwakilan BGN Yogyakarta, Gagah Widyantoro menyampaikan bahwa program MBG terus mengalami perbaikan petunjuk teknis (juknis) untuk selalu mencapai adanya perbaikan.

Ia juga berkomitmen untuk terus menampung aspirasi dari masyarakat yang kemudian diteruskan kepada pimpinan.

“Gagasan MBG sudah muncul sejak 20 tahun lalu yang terus dimatangkan sampai sekarang. Melalui BGN ini kita terus melakukan audit ke seluruh SPPG untuk melaksanakan standar untuk memperbaiki kualitas,” ucap Gagah. 

“Kita juga sudah dapatkan input dari auditor bahwa SPPG itu harus sesuai dengan standar Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) untuk meminimalisir timbulnya masalah terhadap isu-isu keamanan pangan,” tambahnya.

Bertindak sebagai pembicara lainnya ialah Ayu Gembirowati Frainsiska yang merupakan salah satu putri Proklamator RI Bung Karno serta Ketum KB APTSI Drs Hendra Zon dan diskusi dimoderatori Supriono. 

Jalannya diskusi sangat dinamis terlihat melalui banyaknya pertanyaan, gagasan dan kritik yang membangun dari peserta yang hadir.
    


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya