Berita

Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Gusma. (Foto: Pemuda Katolik)

Politik

Pemuda Katolik Garap Sekolah Politik untuk Kader Muda di Pemilu 2029

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 03:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemuda Katolik meluncurkan Sekolah Politik dan Demokrasi Batch 1 atau POLITIKU, untuk menjadi wadah kaderisasi politik kaum muda atau Gen Z dan Milenial guna menjelang Pemilu 2029.

Pengurus Pusat Pemuda Katolik menginisiasi Sekolah Politik dan Demokrasi Batch 1 melalui Seminar Nasional dan Kick Off yang akan digelar bersama Komda Jawa Timur di Malang pada 7 sampai 8 Februari 2026. 

"Saat ini, Indonesia berada pada situasi tantangan strategis di mana Generasi Z dan Milenial menguasai 52-55 persen suara nasional. Namun, kita menghadapi paradoks partisipasi; anak muda sangat peduli pada isu sosial tetapi cenderung apatis terhadap politik formal salah satunya karena hambatan pragmatisme dan politik uang, serta lebih memilih untuk menjadi suporter dari luar lapangan," kata Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Gusma dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.


Lanjut Gusma, POLITIKU dirancang untuk mengisi kekosongan pendidikan politik berkelanjutan bagi kaum muda.

Untuk itu, Gusma menegaskan ke seluruh kader Pemuda Katolik tidak boleh hanya menjadi sasaran kampanye politik, tapi harus bisa bergerak demi kepentingan umum.

"Pemuda Katolik tidak ingin hanya menjadi objek kampanye. Melalui ekosistem POLITIKU, kami membekali kader dengan navigasi politik dan kecakapan teknokratis agar mampu bergerak 'dari altar ke pasar'. Kita harus memastikan politik dijalankan secara partisipatif dan berorientasi pada kepentingan umum, bukan sekadar kekuasaan," tegasnya.

Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI RD Yohanes Kurnianto Jeharut yang menilai keterlibatan awam Katolik harus diperjuangkan.

"Kaum muda merupakan hadiah demografi yang menentukan masa depan bangsa dan kualitas demokrasi ke depan. Karena itu, penyelenggaraan Sekolah Politik dan Demokrasi Pemuda Katolik dipandang sebagai kontribusi nyata dalam pendidikan politik warga. Inisiatif ini diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat demokrasi Indonesia agar semakin berkualitas, inklusif, dan berkeadaban," pungkas Yohanes.

Sementara itu, Ketua Bidang Politik dan Kepemiluan PP Pemuda Katolik Edi Murdani Sutrisno menegaskan bahwa spiritualitas kader harus hadir dalam pelayanan nyata di tengah masyarakat.

"Ini merupakan tindak lanjut amanat Rakernas dan Rapimnas 2025. Karena itu, Bidang Politik dan Kepemiluan memastikan nilai moral dan etika publik benar-benar menjadi kompas kader saat terlibat maupun mengawal proses demokrasi di ruang publik," tandasnya.

Nantinya, kegiatan berlangsung di Aula SMA Katolik St Albertus dan Rumah Retret Maria Magdalena Postel dengan mempertemukan kader dari berbagai wilayah di Jawa. Materi yang dibahas seputar literasi politik dan digital, navigasi politik, serta pengawasan partisipatif dengan menghadirkan unsur KWI, akademisi pemilu. Tak lupa, acara juga direncanakan dihadiri Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, sejumlah tokoh, serta Vikaris Jenderal Keuskupan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya