Berita

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 21:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDIP menghormati sikap politik PAN dan PKB yang menginginkan Prabowo Subianto menjadi presiden dua periode.

“Kami menghormati apa yang disampaikan Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional ya dengan adanya dukungan dari ketua partai tersebut,” kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Hasto menyebut, setiap partai memiliki kedaulatan dan strategi di dalam menyampaikan sikap-sikap politiknya. Namun bagi PDIP,  urgensi saat ini adalah mengupayakan kesejahteraan rakyat dan mengantarkan Indonesia menuju kemajuan sebagaimana yang diharapkan.


"Harapan PDIP adalah kesejahteraan rakyat, keadilan betul-betul diwujudkan dan Indonesia bergerak mencapai cita-cita nasionalnya, mencapai kemajuan pertumbuhan ekonomi dan membangun kedaulatan pangan,” kata Hasto.

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini mengaku tidak mau mencampuri  rumah tangga partai lain.

"Mereka di dalam menentukan sikap tentu saja melalui kalkulasi, pertimbangan, dan juga kepentingan bangsa dan negara. Itu yang diyakini PDIP,” pungkasnya.

Dukungan presiden dua periode untuk Prabowo sebelumnya disampaikan DPP PAN. Melalui Pilpres 2029, PAN berharap Prabowo kembali maju dan menggandeng Ketua Umum Zulkifli Hasan menjadi cawapres 2029.

Sementara PKB juga memastikan bulat mendukung Prabowo menjadi presiden dua periode. "Diskusi kami mendukung Pak Presiden dulu. Kami belum bicara soal cawapres,” tegas Ketua DPP PKB Saiful Huda.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya