Berita

Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 6 Februari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Pilpres Masih Jauh

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 17:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembahasan Pilpres 2029 dianggap masih terlalu dini meski dukungan kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden dua periode semakin menguat dari internal Gerindra.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad merespons seruan dukungan kader Gerindra kepada Presiden Prabowo dalam perayaan HUT ke-18 Gerindra.

Menurut Dasco, seruan 'Prabowo dua periode' hanya sebatas aspirasi dan doa. Sementara arah politik Gerindra ke depan masih bergantung pada keberhasilan pemerintahan saat ini.


"Ya itu kan namanya harapan dari masyarakat," kata Dasco di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2026.

Berbicara langkah ke depan, Dasco menyebut Gerindra akan melihat penilaian publik yang tentunya akan sangat dipengaruhi oleh capaian program pemerintah di periode pertama.

Sementara dinamika politik saat ini belum mengarah pada pembahasan kontestasi Pilpres 2029.

"Apa yang disampaikan itu kita anggap sebuah doa karena politik itu kan dinamis. Belum tahu, karena Pak Prabowo juga bilang ada keberhasilan di periode ini," lanjutnya. 

"Masih jauh. Belum ada penataan konstelasi politik buat Pilpres 2029," pungkas Dasco.

Sikap Dasco ini muncul tak lama setelah Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani memimpin langsung seruan dukungan dua periode untuk Prabowo dalam acara yang sama.

Saat dalam perayaan HUT Gerindra, Muzani memandu massa meneriakkan dukungan politik terbuka, termasuk seruan "dua periode", yang disambut antusias kader dan simpatisan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya