Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

PKB Dukung Prabowo Dua Periode tanpa Gibran

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 13:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah bulat akan mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden dua periode.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP PKB Saiful Huda kepada wartawan, Jumat, 6 Februari 2026.

“Ya PKB bulat dukung untuk minimal dua periode,” tegas Huda.


Kendati begitu, saat ditanya apakah PKB juga mendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2029 nanti, Huda menegaskan bahwa partainya belum menentukan calon wakil presiden.

*Sementara ini yang jadi diskusi kita mendukung Pak Presiden dulu. Kita belum, belum ngomongin soal cawapres,” tegas Legislator PKB ini.

Lebih jauh, saat disinggung mengenai sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang justru menawarkan Ketua Umum Zulkifli Hasan sebagai pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2029, Huda kembali menegaskan bahwa PKB masih belum membahas cawapres.

“Belum, kita belum ngobrolin itu (Wapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo dan melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru, yang kami sebutnya sebagai sistem perubahan sistem ekonomi konstitusi itu,” ujarnya.

“Jadi ekonomi konstitusi yang beliau sampaikan di berbagai forum di internal PKB, menyangkut soal komitmen beliau akan menjalankan Pasal 33 itu,” demikian Huda.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) memberi sinyal untuk kembali mendukung Presiden Prabowo Subianto, di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. 

Namun, PAN juga membuka peluang menduetkan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas di Pilpres 2029.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

“Bagi saya ya, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold. Tentu saya mau dukung Pak Zulhas. Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulkifli Hasan mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029," kata Eddy.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya