Berita

Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

NU Butuh Figur Tepat untuk Kembalikan Jati Diri

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membutuhkan kepemimpinan yang teduh, mengakar, dan kharismatik untuk mengembalikan jati diri usai diterpa berbagai sorotan tajam dan dinamika yang memicu kegelisahan warga nahdliyyin.

Koordinator Bidang Pengkaderan PWNU Jawa Timur 2018–2023, Ahmad Samsul Rijal, menilai pembaruan melalui reformasi total ditubuh NU merupakan keharusan. Jangan biarkan NU terus terseret konflik kepentingan seperti sekarang.

“PBNU seperti terbelit masalah karena gaya kepemimpinan yang melompat-lompat layaknya politisi. NU dibawa keluar dari arena khidmatnya. Akibatnya, kerja-kerja utama justru terabaikan,” kata Rijal, Kamis, 5 Februari 2026.


Katib Syuriyah PCNU Jombang 2017–2022 itu berharap Muktamar ke-35 NU yang direncanakan Juli 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus pergantian kepemimpinan PBNU.

“Nahdliyyin berharap pemimpin PBNU ke depan adalah figur yang mampu mengembalikan jati diri NU, menguatkan peran jam’iyyah secara efektif, dan menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Dalam pandangannya, Prof. KH Ma’ruf Amin dan KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) merupakan pasangan ideal untuk memimpin PBNU. Keduanya dinilai memenuhi harapan warga NU, baik dari sisi keilmuan, pengalaman, maupun karakter kepemimpinan.

KH Ma’ruf Amin sendiri dikenal sebagai ulama konseptor ekonomi syariah Indonesia dan pelopor industri keuangan syariah. Dengan sanad keilmuan yang kuat, Ma’ruf Amin dinilai memiliki visi menjadikan Indonesia pusat ekonomi syariah dunia berbasis keadilan, keumatan, dan kedaulatan.

“Pernah menjadi Rais Aam PBNU 2015–2020, lalu mundur karena diminta menjadi cawapres hingga menjabat Wapres 2019–2024. Beliau juga memilih mundur dari sejumlah jabatan strategis demi regenerasi,” jelasnya.

Sementara itu, Gus Salam dikenal sebagai pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, pesantren warisan KH Bisri Syansuri, salah satu muassis NU. Ia dua kali berkhidmat di PBNU dan lama menjadi penggerak utama PWNU Jawa Timur sebagai Wakil Ketua.

Saat di PWNU Jawa Timur, Gus Salam menjadi penggagas utama program “Panca Gerak”, yang menekankan pengkaderan berbasis IT, pendidikan berkualitas, kemandirian ekonomi melalui BMT NU dan BPRS, penguatan layanan kesehatan NU, serta dakwah dan literasi digital.

“Rekam jejak Prof. KH Ma’ruf Amin dan KH Abdussalam Shohib memenuhi kompetensi dan kualifikasi kepemimpinan PBNU yang dibutuhkan untuk mengembalikan NU pada jati diri jam’iyyah, tujuan pendirian, dan tantangan zaman,” pungkasnya.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya