Berita

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Nusantara

BPS:

Pengangguran Tembus 7,35 Juta Orang, Terbanyak Pria

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah pengangguran di Indonesia tercatat mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka ini turun 109 ribu orang dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 7,46 juta orang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk yang masuk dalam kategori angkatan kerja sebanyak 155,27 juta orang. Namun, yang bekerja hanya 147,91 juta orang dan sisanya menganggur.

“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah pengangguran," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Kamis 5 Febuari 2026.


Meski demikian, angka pengangguran ini naik jika dibandingkan pada Febuari 2025 yang tercatat sebanyak 7,28 juta orang.

Adapun pengangguran terbanyak terdapat di wilayah perkotaan sebanyak 5,65 persen, sementara di pedesaan hanya 3,31 persen. 

Berdasarkan jenis kelamin, pengangguran pria tercatat lebih banyak sekitar 4,75 persen dan wanita 4,71 persen.

Amalia merinci dari 147,91 juta orang penduduk bekerja, hanya 100,49 juta yang tercatat bekerja penuh. 

Sisanya, sebanyak 35,85 juta orang bekerja paruh waktu dan 11,55 juta orang setengah menganggur. Setengah pengangguran ini adalah pekerja yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya