Berita

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Seskab Teddy jadi Tameng

Strategi Pasang Badan untuk Menjaga Wajah Pemerintahan

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gaya komunikasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di ruang digital dengan aktif mengklarifikasi isu dan menampilkan sisi kerja keras "pasang badan" untuk menjaga wibawa Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Komunikasi Digital Universitas Nasional (Unas), Nursatyo, menganalisis bahwa aktivitas digital Teddy berperan signifikan dalam membentuk opini publik yang positif. 

"Gaya Teddy ini penting di era banjir informasi sehingga menunjukkan adanya interaksi dan keterbukaan informasi," ujar Nursatyo dalam keterangannya, Kamis 5 Februari 2026.


Menurut Nursatyo, dengan Teddy yang berada di garis depan dalam memberikan bantahan atau klarifikasi, Presiden Prabowo dapat tetap fokus pada peran strategisnya.

"Sikap ‘pasang badan’ Seskab Teddy tujuannya tentu agar Presiden tetap tampil sebagai symbolic leader yang tenang, strategis, dan tidak reaktif," jelasnya.

Ia menambahkan, pola ini efektif karena membuat dinamika konflik, klarifikasi, dan bantahan selesai di level pembantu dekat, tanpa harus melibatkan Presiden secara langsung dalam polemik teknis.

Lebih lanjut, Nursatyo menyoroti konten-konten yang diunggah Teddy, seperti momen kerja keras hingga larut malam. Hal ini menurutnya efektif mengubah persepsi publik terhadap pejabat negara.

"Ini berkontribusi pada narasi bahwa pejabat bukan sekadar birokrat dingin, tetapi sosok yang bekerja nyata dan dekat dengan dinamika keseharian pemerintahan," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya