Berita

Pemenang Lomba Video Edukasi Wajib Halal Oktober 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). (Foto: BPJPH)

Nusantara

LPUH MES Raih Juara Satu Lomba Video Edukasi Wajib Halal BPJPH

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 10:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Pendampingan Usaha Halal (LPUH) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meraih peringkat pertama dalam Lomba Video Edukasi Wajib Halal Oktober 2026 yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang berlangsung pada 2-4 Februari 2026 di Jakarta. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan.

Video edukasi yang diproduksi LPUH MES dinilai efektif dalam menyampaikan informasi terkait kebijakan Wajib Halal Oktober 2026, khususnya kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Konten tersebut dinilai komunikatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh masyarakat.


Direktur Eksekutif MES, Herry Aslam Wahid, mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim LPUH MES dalam memperkuat literasi halal.

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya LPUH MES dalam menghadirkan edukasi halal yang tidak hanya informatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan kondisi pelaku usaha di lapangan, terutama UMK,” kata Herry, dikutip Kamis 5 Februari 2026.

Menurut Herry, sosialisasi kebijakan Wajib Halal membutuhkan pendekatan komunikasi yang adaptif agar mudah dipahami dan tidak menimbulkan keraguan di kalangan pelaku usaha.

“Melalui video edukasi, pesan regulasi dapat disampaikan secara lebih sederhana, aplikatif, dan mudah diakses," kata Herry.

Herry menambahkan, LPUH MES akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan sertifikasi halal, termasuk target 1,35 juta sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha sebelum Oktober 2026.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya