Berita

Ilustrasi IHSG. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

IHSG Dibuka Menguat Jelang Rilis Data BPS

Nilai Tukar Rupiah Melempem
KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 09:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat menjelang rilis data ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis siang, 5 Febuari 2026.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka naik tipis di level 8.154. Hingga pukul 09.30 WIB, penguatan berlanjut dengan kenaikan 0,62 persen ke posisi 8.197, setelah sempat menyentuh level tertinggi di 8.209.

Pergerakan IHSG pada pembukaan pertama didorong mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 383 saham menguat, 189 saham melemah, dan 384 saham stagnan. 


Nilai transaksi mencapai Rp2,62 triliun dengan volume perdagangan sebesar 4,55 miliar saham.

Dari sisi sektoral, mayoritas indeks sektor menguat. Sektor energi memimpin kenaikan dengan naik 0,75 persen, disusul sektor primer yang menguat 0,61 persen. 

Sektor keuangan naik 0,56 persen, sementara sektor transportasi dan properti masing-masing menguat 0,49 persen dan 0,48 persen.

Namun demikian, sejumlah sektor masih berada di zona merah. Sektor teknologi terkoreksi 0,41 persen, sektor perindustrian melemah 0,24 persen, dan sektor kesehatan turun tipis 0,16 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta bergerak melemah. Mengutip data Bloomberg, rupiah turun 28 poin atau 0,17 persen ke level Rp16.805 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya.

Hingga pukul 09.30 WIB, rupiah terus tertekan 0,22 persen ke Rp16.814 per dolar AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya