Berita

Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur. (Foto: Istimewa)

Politik

Siapkan Barisan, Muswil PPP Kaltim Titik Awal Kebangkitan

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 23:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan evaluasi perjuangan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalimantan Timur, Gamalis, menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menentukan arah perjuangan PPP ke depan.

Menurut Gamalis, hasil Muswil diharapkan mampu memperkuat peran PPP dalam menjawab dinamika kebangsaan dan demokrasi, khususnya di Kalimantan Timur hingga tingkat kabupaten dan kota.


Dia juga mengingatkan kembali sejarah lahirnya PPP sebagai partai politik Islam yang dibentuk dari kesadaran umat Islam Indonesia untuk bersatu dalam satu wadah perjuangan politik. 

“Partai Persatuan Pembangunan sejak awal memposisikan diri sebagai partai Islam yang teguh memperjuangkan nilai-nilai keislaman dalam bingkai NKRI,” kata Gamalis dalam keterangan tertulis, Rabu 4 Februari 2026..

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Jabbar Idris yang hadir dalam acara itu berharap Muswil ini dapat menghasilkan kepengurusan wilayah yang solid serta melahirkan kader-kader terbaik untuk membesarkan partai.

Jabbar menjelaskan, pelaksanaan Muswil merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai yang dilaksanakan tiga bulan setelah Muktamar. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan konsolidasi organisasi berjalan optimal.

Ia optimistis, jika seluruh tahapan konsolidasi dijalankan secara tertib dan sesuai jadwal, PPP dapat kembali bangkit pada Pemilu 2029.

“Insya Allah, dengan konsolidasi yang baik dan soliditas kader yang kuat, PPP dapat kembali bangkit di Pemilu 2029,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya