Berita

Mantan Wakil Menlu Dino Patti Djalal (Foto: Tim Media Presiden Prabowo)

Politik

Dino Sebut Prabowo Realistis Lihat Board of Peace sebagai Solusi Gaza

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 22:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto untuk terlibat dalam Board of Peace sebagai keputusan yang realistis untuk membuka jalan menuju perdamaian di Gaza. 

Penilaian itu disampaikan Dino setelah melakukan dialog langsung dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, Dino menangkap Prabowo memilih pendekatan pragmatis dengan mempertimbangkan peta kekuatan global yang ada saat ini. 


Menurutnya, Prabowo melihat Board of Peace sebagai satu-satunya mekanisme yang secara konkret tersedia untuk menekan eskalasi konflik dan mendorong proses gencatan senjata yang lebih terstruktur. 

“Sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace. Kan tidak ada opsi lain, dan faktanya adalah Board of Peace ini yang menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan gencatan senjata,” ujar Dino usai pertemuan.

Dino menilai, dalam melihat peluang keberhasilan Board of Peace, Prabowo tetap menempatkan kalkulasi risiko sebagai faktor penting. Presiden disebut memahami besarnya pengaruh Israel terhadap arah kebijakan Amerika Serikat sebagai aktor kunci dalam forum tersebut. 

Kendati demikian, Prabowo diyakini memandang peluang keseimbangan pengaruh masih dapat diwujudkan melalui konsolidasi kekuatan negara-negara Islam yang terlibat dalam inisiatif tersebut.

Menurut Dino, strategi penguatan solidaritas antarnegara Islam menjadi salah satu pijakan utama yang dipertimbangkan Prabowo untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia. 

“Dengan kata lain, kalau leverage Indonesia tidak begitu besar, misalnya, akan lebih besar karena kita selalu menjaga kekompakan dengan negara-negara Islam seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, dan lain sebagainya. Jadi Beliau cukup realistis, ada risikonya,” imbuh dia.

Lebih jauh, Dino mengungkapkan bahwa Prabowo juga menekankan pentingnya kewaspadaan dalam mengikuti perkembangan kebijakan dan arah langkah Board of Peace ke depan. 

Presiden, kata Dino, berulang kali menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia harus tetap berada dalam koridor kepentingan nasional serta prinsip politik luar negeri bebas aktif. 

“Ini berkali-kali Beliau tekankan. Beliau tidak akan ragu, termasuk kalau yang lain tetap masuk. Nah ini yang saya tangkap sebagai suatu penekanan dan penegasan yang kami apresiasi,” tutup dia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya