Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam perhelatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. (Foto: Kemenag)

Politik

Gerakan Indonesia Asri Ala Prabowo Sejalan dengan Gagasan Ekoteologi

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" atau Aman, Sehat, Resik, Indah. Seluruh pimpinan lembaga negara dan kepala daerah juga diminta turun tangan mengatasi permasalahan sampah secara masif.

Amanat ini disampaikan Kepala Negara dalam perhelatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Senin kemarin, 2 Februari 2026. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi'i turut menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ini. Menag bahkan didaulat memimpin pembacaan doa.


"Kiranya rapat koordinasi ini juga bisa melahirkan pikiran-pikiran cerdas, kreatif, dan sekaligus menjadi direction terbaik di dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan kami," ujar Nasaruddin Umar.

Menyikapi instruksi Presiden ini, Kementerian Agama memandang Konsep "Indonesia Asri" senafas dengan gagasan Ekoteologi. Bagi Kemenag, menjaga lingkungan bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan manifestasi nyata dari nilai-nilai spiritual. 

Ekoteologi mengajarkan bahwa agama mewajibkan harmonisasi hubungan manusia dengan alam semesta, selain hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia. Langkah konkret menuju visi tersebut sejatinya telah dimulai oleh Kementerian Agama. 

Jauh sebelum instruksi ini digemakan, Kemenag telah mengambil kebijakan progresif untuk meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai secara bertahap, khususnya di lingkungan pegawai Kemenag pusat hingga daerah. 

Kebijakan pengurangan sampah plastik ini menjadi bukti bahwa Kemenag serius dalam mengedukasi aparatur sipilnya untuk lebih peduli pada kelestarian bumi melalui langkah kecil namun berdampak besar.

Penerapan prinsip Ekoteologi ini juga menjadi respons strategis Kemenag terhadap tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Dengan struktur organisasi yang menjangkau hingga ke pelosok negeri melalui Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, hingga perguruan tinggi keagamaan, Kemenag memiliki "pasukan" besar untuk mengamplifikasi pesan "Indonesia Asri". Edukasi menjaga lingkungan akan terus disisipkan dalam setiap mimbar agama dan kurikulum pendidikan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya