Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Melaju Kencang Saat IHSG Masih Waspada

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka menguat pada Selasa, 3 Februari 2026, mengikuti reli yang terjadi di Wall Street dan bursa Eropa. 

Dikutip dari CNBC, pergerakan indeks di Asia menunjukkan penguatan signifikan. Indeks ASX 200 Australia naik sekitar 1,27 persen ke level 8.890,50. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 4,16 persen, sementara Kosdaq menguat 2,32 persen.

Bursa Jepang juga bergerak solid, dengan Nikkei 225 naik 2,54 persen ke 53.991,97 dan Topix menguat 1,94 persen. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 26.953, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.775,57, mengindikasikan potensi pembukaan positif.


Sentimen regional hari ini dipengaruhi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika dan India telah sepakat memangkas tarif sejumlah produk. India juga disebut akan meningkatkan pembelian barang dari AS serta mengalihkan sebagian impor minyak mentahnya dari Rusia ke AS dan Venezuela. Kabar ini memperkuat optimisme pasar terhadap prospek perdagangan global.

Sementara itu di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi tekanan jual setelah sehari sebelumnya anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73. Meski demikian, peluang penguatan terbatas tetap terbuka karena secara teknikal IHSG sudah berada di area jenuh jual (oversold). ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), tercatat turun 1,42 persen ke 17,41 Dolar AS di Bursa New York.

Pelaku pasar domestik masih bersikap wait and see terhadap langkah BEI dan MSCI terkait reformasi transparansi pasar modal. Sejumlah analis menilai optimisme selektif mulai muncul pada saham perbankan berkapitalisasi besar, seiring upaya regulator meningkatkan likuiditas dan transparansi pasar untuk mencegah risiko penurunan status Indonesia dari emerging market ke frontier market.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya