Berita

Rocky Gerung. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintahan Prabowo Subianto telah menggaungkan keberhasilan program kerjanya ke seantero internasional. Teranyar, Prabowo mendengungkan keberhasilan ekonomi pada pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, seminggu lalu.

Namun gaung tersebut tercoreng dengan adanya peristiwa seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) gantung diri akibat tidak dibelikan buku tulis oleh ibunya yang memiliki masalah ekonomi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pemerintah hilang menggelorakan kembali kebesaran bangsa, bahkan sampai di forum-forum internasional, dibatalkan oleh peristiwa seorang anak berusia 10 tahun memutuskan gantung diri karena ibunya tidak bisa menyediakan dia buku tulis,” ujar pengamat politik Rocky Gerung dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Selasa, 3 Februari 2026. 


Menurut dia, buku tulis seharusnya menjadi hak anak Indonesia yang disediakan oleh negara.

“Buku tulis adalah kemampuan seseorang untuk memperlihatkan bahwa dia berniat untuk menjadi pemimpin di masa depan, menjadi berguna bagi bangsa, menjadi seseorang yang terdidik tanpa dia harus mengatakan bahwa dia ingin memperoleh bonus demografi,“ jelasnya.

“Jadi kita ada di dalam kondisi semacam itu untuk mulai membaca bagaimana disparitas pada akhirnya menghasilkan misery (penderitaan),” tandas Rocky.

Siswa kelas IV SD berinisial YS sebelumnya ditemukan gantung diri di pohon cengkeh di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis, 29 Januari 2026.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya