Berita

Rocky Gerung. (Foto: YouTube Rocky Gerung Official)

Politik

Rocky Gerung:

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 03:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Meninggalnya seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), akibat gantung diri telah menyayat hati publik.

Siswa berinisial YS itu sempat menulis surat kepada ibunya sebelum gantung diri. Isi suratnya terkait permintaan untuk membeli buku tulis yang tidak bisa dipenuhi lantaran kondisi ekonomi. 

Terkait itu, pengamat politik Rocky Gerung melihat ada yang salah dalam kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.


“Siapapun yang membayangkan (atas) kejadian itu, pasti menemukan ada yang salah di dalam syarat-syarat bangsa memelihara peradaban. Ada yang salah dengan kebijakan pemerintah di dalam memastikan keadilan sosial,” ujar Rocky dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Senin malam, 2 Februari 2026.

Lanjut dia, saat ini pemerintah terbuai dengan isu-isu besar seperti Danantara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga misi menggenjot pertumbuhan ekonomi. 

“Tapi publik disadarkan pada hal kecil yang membuat kita mengingat human solidarity tak lagi berkemah di dalam upaya kita untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” jelasnya.

Akademisi yang dikenal kritis ini menilai fenomena ini menjadi alarm keras terutama bagi pemerintah yang gagal merespons isu-isu sosial masyarakat.

“Kemampuan kita untuk menyadari soal-soal semacam ini. Menyadari artinya bahwa di belakang kebijakan yang memaksa pertumbuhan ekonomi 6, 7 bahkan 8 persen ternyata ada yang tercecer dalam upaya kita memahami gerak gerik pemerintah yang hilang menggelorakan kembali kebesaran bangsa,” pungkasnya.  

Sebelumnya YS ditemukan gantung diri di pohon cengkeh di kebun milik neneknya pada Kamis, 29 Januari 2026.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya