Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Hadiri Rakernas PSI Makin Menguatkan Dugaan Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meskipun dalam kondisi sakit, mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi tetap menghadiri Rakernas PSI di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 31 Januari 2026.

Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin mengatakan, kehadiran Jokowi di Rakernas PSI ini sekaligus mengonfirmasi bahwa ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu tidak memiliki ijazah asli.

"Karena konsisten dengan kontradiksi (baca: bohong). Bagi orang yang memiliki ijazah asli, tentu akan bersikap konsisten dengan kejujuran," kata Khozinudin dalam keterangannya, Senin 2 Februari 2026.


Belum lama ini, video Rektor UGM Ova Emilia viral, karena dalam dua kesempatan pernyataan resmi yang diunggah akun YouTube resmi milik UGM, menyebut waktu berbeda tentang kelulusan Jokowi di UGM.

Pertama, dalam video berjudul "Pernyataan Rektor UGM terkait Ijazah Joko Widodo" yang tayang sejak 22 Agustus 2025, Ova menyebut Jokowi lulus pada tanggal 5 November 1985.

Kedua, dalam video berjudul "Penegasan Rektor UGM tentang Ijazah Joko Widodo", Ova menyebut tanggal dan bulan yang berbeda terkait kelulusan Jokowi dari UGM. Dalam video ini, tanggal kelulusan Jokowi berubah menjadi tanggal 23 Oktober 1985.

Dalam konteks kehadiran Jokowi di Rakernas PSI, Jokowi mengaku akan hadir dan menunjukkan ijazah SD, SMP, SMA hingga S1 UGM di pengadilan. 

"Namun, saat sidang Citizen Lawsuit di PN Surakarta dalam agenda pembuktian, Jokowi tak kunjung datang membawa dokumen bukti ijazah miliknya," kata Khozinudin 

Hal berbeda saat Rakernas PSI. Jokowi hadir dalam acara tersebut meskipun jauh di Makassar. Jokowi begitu berapi-api siap memeras darahnya untuk membesarkan PSI.

Kontradiksi pernyataan Jokowi ini makin meyakinkan publik bahwa mantan walikota Solo ini memang tak punya ijazah asli. 

"Sebab, jika punya, Jokowi tak akan menghindari pengadilan dan malah nyelonong ke Makasar menghadiri acara PSI," pungkas Khozinudin.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya