Berita

Pembaruan iOS yang ditangguhkan (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Tekno

Misteri Penarikan Update Apple: Pengguna iPhone Lawas Kini di Ujung Tanduk

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah Apple menarik kembali pembaruan perangkat lunak untuk deretan iPhone dan iPad lawas menyisakan tanda tanya besar bagi jutaan penggunanya. Padahal, pembaruan ini disebut-sebut sebagai "nafas buatan" terakhir agar perangkat lama tetap bisa berfungsi normal hingga beberapa tahun ke depan.

Meski notifikasi pembaruan masih menggantung di menu Software Update, pengguna kini menemui jalan buntu saat mencoba menginstalnya. 

Apple secara resmi menghentikan penandatanganan sertifikat untuk iOS 18.7.4, 16.7.13, 15.8.6, hingga 12.5.8, hanya selang dua hari setelah peluncurannya.


Situasi ini kian mendesak karena pembaruan tersebut sebenarnya disiapkan untuk mengganti sertifikat keamanan yang akan kedaluwarsa. Tanpa update ini, layanan vital seperti iMessage, FaceTime, hingga akses akun Apple terancam mati total mulai Januari 2027. Artinya, perangkat lawas yang masih berfungsi fisik dengan baik bisa berubah menjadi "rongsokan digital" jika masalah ini tidak segera teratasi.

Spekulasi mengenai penarikan mendadak ini mengarah pada gangguan sistemik yang lebih serius. Operator besar asal Australia, Telstra, sempat membocorkan adanya masalah pada fungsi panggilan darurat pasca-pembaruan. Hal ini diduga menjadi alasan utama mengapa Apple memilih untuk menarik seluruh distribusi software demi menghindari risiko hukum dan keselamatan pengguna.

Hingga detik ini, Apple masih bungkam dan belum memberikan kepastian kapan versi perbaikan akan dirilis ulang. 

Berikut poin yang perlu dicatat bagi yang masih ingi menggunakan perangkat terdampak.

Jangan Dipaksa: Abaikan notifikasi yang muncul sementara waktu. Upaya paksa melakukan instalasi melalui pihak ketiga justru berisiko merusak sistem (brick).

Pantau Notifikasi Resmi: Pantau terus pengumuman dari operator seluler atau laman resmi Apple Support.

Tetap Tenang: Mengingat tenggat waktu sertifikat baru berakhir di 2027, Apple masih memiliki waktu untuk merilis versi stabil yang lebih aman.

Langkah "tarik ulur" ini menunjukkan bahwa menjaga integritas perangkat tua di tengah ekosistem modern ternyata jauh lebih rumit dari yang dibayangkan. Kini, bola panas ada di tangan Apple untuk membuktikan komitmen mereka terhadap keberlanjutan produk-produk lamanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya