Berita

Wagub DKI Jakarta Rano Karno bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu, 31 Januari 2026. (Foto: RMOLJateng/H. Nugraha)

Nusantara

Rano Karno Belajar Kelola Kawasan Kota Tua ke Semarang

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 05:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberhasilan Pemerintah Kota Semarang menata kawasan Kota Lama sebagai destinasi wisata budaya menarik perhatian Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Ia datang langsung untuk belajar dan menjajaki penataan Kota Tua Jakarta berbasis revitalisasi kawasan bersejarah.

Rano Karno didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengunjungi kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu, 31 Januari 2026. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung keberhasilan penataan kawasan bersejarah yang kini menjadi ikon wisata unggulan Ibu Kota Jawa Tengah.


Rano mengungkapkan, Kota Lama Semarang dipilih sebagai lokasi studi karena memiliki kemiripan struktur dengan kawasan Kota Tua Jakarta. Menurutnya, Semarang dinilai sukses menghidupkan bangunan cagar budaya tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.

“Kami ingin belajar dari Semarang. Jakarta ingin membenahi Kota Tua, dan kami melihat ada kesamaan struktur dengan kawasan ini,” ujar Rano Karno dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu malam, 1 Februari 2026.

Ia menilai, revitalisasi yang dilakukan Pemkot Semarang tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga mampu menjadikannya ruang publik dan destinasi wisata urban yang hidup.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas proses panjang revitalisasi Kota Lama yang telah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kota Lama Semarang dibangun melalui proses panjang, tidak hanya mempertahankan bangunan bersejarah, tetapi juga menghidupkannya sebagai kawasan wisata yang lestari,” jelasnya.

Agustina menegaskan bahwa kunci keberhasilan revitalisasi kawasan heritage terletak pada konsistensi pengelolaan serta kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Ia berharap kerja sama antara Semarang dan Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola kawasan bersejarah berbasis pariwisata budaya yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya