Berita

Ilustrasi OJK. (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Direktur PRPHKI:

Pimpinan OJK Hanya Makan Gaji Buta, Mestinya Mundur dari Dulu

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 00:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai semakin memprihatinkan. Lembaga pengawas sektor keuangan itu dianggap tidak menunjukkan perubahan signifikan di tengah tekanan yang dihadapi sektor keuangan nasional.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, kondisi tersebut seharusnya sudah lama menjadi bahan evaluasi serius bagi pimpinan OJK.

"Mestinya sedari dulu sudah mengundurkan diri, jika memang merasa tidak mampu kenapa baru sekarang," tegas Saiful kepada RMOL di Jakarta, Minggu, 1 Februari 2026.


"Saya kira problem di OJK ini sudah akut ya, komisioner OJK seperti hanya makan gaji buta, tidak ada perubahan signifikansi di sektor keuangan," tambahnya.

Ia menilai di tengah kondisi ekonomi yang menantang, kinerja OJK justru tidak terlihat nyata.

"Kinerja OJK tidak nampak di permukaan, mereka seperti tidak bekerja, terbuka keuangan kita boncos dan nampak semakin melorot," terangnya.

Saiful juga melihat adanya kekecewaan publik terhadap para komisioner OJK saat ini, di mana sektor keuangan semakin seret dan sulit.

Ia bahkan menilai keberadaan OJK seolah tidak memberi perbedaan berarti. Untuk itu, ke depan, Komisioner OJK harus benar-benar mereka yang memiliki kualitas manajerial yang tinggi dan semangat untuk merubah sektor keuangan kita menjadi lebih baik.

"Publik babak belur dengan OJK yang sekarang. Mereka seperti tidak paham cara jitu mengatasi problematika di sektor keuangan, akhirnya rakyat yang menjadi korban. Saya kira problem di internal OJK sudah akut dan tidak terurus, banyak masalah-masalah di sektor keuangan tidak tertangani dengan baik," jelasnya.

Terkait mundurnya pimpinan komisioner, ia menilai hal itu sebagai sinyal adanya persoalan serius.

"Jika hal tersebut terus berlanjut maka yang rugi seluruh rakyat Indonesia, mereka komisioner enak mendapatkan gaji dan tunjangan fantastis. Oleh karena itu ke depan harus dicari kandidat Komisioner OJK yang mau bekerja, bukan yang hanya ingin menikmati fasilitas dari negara saja, tapi mereka yang mampu menyelesaikan akar masalah bangsa," pungkas Saiful.

Empat pimpinan OJK sebelumnya menyatakan mundur. Mereka adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar; Wakil Ketua Mirza Adityaswara; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi; Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya