Berita

(Foto: Dok. PLN)

Bisnis

Antisipasi Dampak Sinkhole

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 22:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) bergerak cepat mengamankan sistem kelistrikan Aceh menyusul terjadinya longsoran berupa sinkhole di Desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, yang berpotensi mengganggu jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Bireuen-Takengon yang menjadi penghubung utama pasokan listrik antara Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sebagai langkah antisipasi, PLN langsung mengerahkan tim transmisi pada Sabtu 31 Januari 2026, untuk melakukan relokasi jalur transmisi menjauhi area sinkhole. 

Jaringan yang sebelumnya berjarak sekitar 25 meter dari titik longsoran dipindahkan ke lokasi yang lebih aman sehingga saat ini kondisi sistem kelistrikan telah kembali dalam status aman.


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keandalan urat nadi kelistrikan nasional, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan kerawanan bencana alam.

“Sebagai langkah mitigasi risiko, PLN melakukan pengamanan jaringan transmisi melalui relokasi jalur ke titik yang lebih aman guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Minggu 1 Februari 2026.

Proses relokasi jaringan dengan menggunakan emergency tower berlangsung cepat selama sekitar 3,5 jam dan dilakukan dengan pemadaman sementara secara terukur demi keselamatan pekerjaan dan masyarakat. Dengan selesainya relokasi tersebut, kondisi pasokan listrik kini telah kembali aman dan andal.

PLN juga menyampaikan apresiasi atas dukungan stakeholder dan pengertian masyarakat selama proses pengamanan berlangsung.

“Pekerjaan ini tidak mungkin berhasil tanpa kolaborasi dengan para stakeholder, untuk itu kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri, dan terima kasih atas dukungan serta pengertian masyarakat selama proses pengamanan berlangsung,” imbuhnya.

Sementara itu General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan dan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama PLN. 

“PLN tidak menunggu risiko berkembang menjadi gangguan. Begitu terdeteksi potensi bahaya akibat longsor, kami langsung bergerak di lapangan,” ujar Amiruddin.

Amiruddin menambahkan bahwa PLN terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan aman dan lancar. 

“Di balik setiap pekerjaan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap bergerak. PLN akan terus berada di garda terdepan dalam memastikan pasokan listrik tetap menyala,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya