Berita

Ilustrasi

Politik

Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat dan Senapas Konstitusi

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Posisi Polri erada langsung di bawah Presiden sudah tepat dan sesuai dengan konstitusi. Pengaturan tersebut merupakan amanah reformasi yang bertujuan menjaga independensi dan profesionalisme Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

“Polri di bawah Presiden sudah tepat konstitusional sesuai pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan Tap MPR 6/2000, kemudian diimplementasikan dalam UU 2/2002 tentang Polri,” ujar pengamat hukum dan politik Muhammad Gumarang kepada wartawan, Minggu 1 Februari 2026.

Gumarang menegaskan, selama tidak ada perubahan konstitusi maupun pencabutan TAP MPR yang menjadi dasar hukum, kedudukan Polri tidak seharusnya diubah. 


Ia menilai wacana pemindahan Polri ke bawah kementerian justru berpotensi mengganggu kemandirian institusi kepolisian.

Pada sisi lain, Gumarang menekankan bahwa reformasi Polri harus diarahkan pada indikator yang terukur, objektif, dan transparan, terutama dalam rekrutmen, promosi jabatan, serta proses penegakan hukum. 

"Tanpa itu, penegakan hukum berisiko terus dijadikan alat kepentingan karier dan politik balas budi," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya